Penting! Seimbangkan Kecerdasan Anak Dengan Kreativitas

Kamis, 08 Agustus 2019 15:46 Hazna Fairuz TipSmart

Penting! Seimbangkan Kecerdasan Anak Dengan Kreativitas

 

Koropak.co.id - Ada sebuah paradigma kala anak yang memiliki nilai tinggi di sekolah tapi kurang dalam kreativitas. Sebenarnya, berpikir kreatif justru lebih baik bagi anak di masa mendatang. Mereka yang kreatif cenderung lebih mudah beradaptasi dalam situasi apapun. Sayangnya masih banyak orangtua yang memandang sebelah mata soal kreativitas.

Bagi Anda yang memiliki anak di usia dini, cobalah untuk melakukan stimulasi kreativitasnya. Berikut Koropak telah merangkum cara yang bisa Anda lakukan untuk melakukan stimulasi agar anak kreatif.

1. Minta anak membuat cerita sendiri
Biasakan untuk mendongeng menjelang tidur. Cerita tersebut akan sangat bermanfaat bagi kreativitasnya dan memicu otaknya untuk berpikir dengan seru. Sesekali minta anak yang bercerita dengan alur yang ia buat sendiri. Bercerita secara umum, dapat meningkatkan aspek imajinatif anak dengan efektif.

 

Koropak.co.id - Penting! Seimbangkan Kecerdasan Anak Dengan Kreativitas (1)

 

Baca : Jangan Paksa Anak Untuk Belajar Berhitung

2. Membacakan beragam jenis buku
Akan sangat berbeda jika anak belajar membaca langsung melalui buku dibanding melalui aplikasi di gadget. Sediakan banyak buku cerita dengan beragam jenis genre. Minta anak memilih satu buku dan bacakanlah dengan penuh keseruan. Carilah buku dengan gambar yang menarik, dengan melihat huruf demi huruf, gambar dan gaya bercerita orangtua bakal merangsang otak anak serta memicu kreativitas anak.

 

3. Permainan baru
Game merupakan kegiatan yang menarik perhatian anak, berapa pun usianya. Mainkan beberapa game dan begitu mereka tahu aturan dan cara memainkannya, tambahkan beberapa aturan baru. Selalu carilah permainan yang baru untuk merangsang imajinatif dan kreativitas.

 

4. Tantangan
Memberi tantangan bagi anak jadi hal yang penting dilakukan tapi banyak orangtua cenderung takut membuat anak "sengsara" karena tantangan tersebut. Misalnya pada usia dini, cobalah minta ia memakai baju sendiri atau memasang mainannya sendiri. Tantangan ini akan membuatnya berpikir secara kreatif.

 

Baca pula : Libur Bukan Berarti Absen Untuk Belajar