Waduh! Ciamis Krisis Jabatan Kepala Sekolah, Ada Apa?

Rabu, 31 Juli 2019 20:45 Ahmad Mukhlis NewSmart

Waduh! Ciamis Krisis Jabatan Kepala Sekolah, Ada Apa?

 

Koropak.co.id - Jabatan Kepala SD kini semakin tidak diminati oleh para guru. Terbukti dalam tiga tahun terakhir jumlah kepala sekolah yang pensiun semakin banyak. Tapi calon penggantinya nyaris tidak ada karena yang guru muda enggan ikut seleksi kepala sekolah. Makanya tahun depan akan terjadi krisis kepala sekolah secara masif.

"Situasi krisis ini sudah merata di semua kecamatan. Banyak sekolah yang tidak ada kepala sekolahnya. Ini akan merusak suasana belajar di SD," kata Dedi S Bastion, S.IP, Kepala SDN 1 Mekarjadi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, saat dikonfirmasi Koropak, Rabu (31/7/2019).

Menurut Dedi, salah satu faktor yang membuat enggan guru muda mendaftarkan diri jadi calon kepala sekolah adalah rendahnya penghargaan pemerintah. Jabatan kepala sekolah tingkat SD tidak diikuti dengan tunjangan jabatan atau tunjangan kinerja. Gajinya sama dengan guru biasa, tapi tanggungjawabnya harus penuh.

"Dulu anggota DPRD Ciamis pernah mengusulkan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) yang bersumber dari APBD Ciamis. Tapi sudah tiga tahun tidak ada kabarnya, malah katanya TPP dilarang Kemendagri karena ada tunjangan sertifikasi dan tunjangan kinerja. Tapi bagi guru yang tidak sertifikasi juga tidak dapat TPP, ini menjadi masalah besar. Makanya menjadi kepala sekolah tidaklah menarik, " ujar Dedi.

 

Koropak.co.id - Waduh! Ciamis Krisis Jabatan Kepala Sekolah, Ada Apa (2)

 

Baca : Kekurangan Tenaga Kerja Teknis, Gaji Rapel di Ciamis Tidak Dicairkan

 

Menanggapi paparan Dedi, Anggota Komisi IV DPRD Ciamis, Sarif Sutiarsa mengatakan usulan TPP hingga hari ini mentok. Tidak ada dukungan politik dan kebijakan di Pemkab Ciamis. Bahkan terkesan semua diam, mungkin tidak ada anggaran atau apa tidak jelas.

"Tahun ini saya akan kembali mengusulkan TPP daerah. Kalau TPP yang bersumber APBN kan dilarang Kemendagri. Awal persidangan DPRD Ciamis berwajah baru akan saya usulkan lagi," ujar Sarif.*

 

Lihat : Kepala Sekolah Harus Jadi Panutan Siswa