PPDB Sistem Zonasi Harus Ditinjau Ulang

Sabtu, 06 Juli 2019 21:24 Wanda Kurnia Sekolah

PPDB Sistem Zonasi Harus Ditinjau Ulang

 

Koropak.co.id - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhadjir Effendi menegaskan bahwa sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 merupakan bentuk peneguhan dan penyempurnaan dari sistem zonasi yang sudah dikembangkan.

Menanggapi sistem zonasi tersebut, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK MJPS 2 Tasikmalaya, Imam Wahyudi, S.Pd., M.Pd mengatakan aturan zonasi bagi sekolah swasta sangat berpengaruh sebab dapat menurunkan animo para pendaftar masuk ke sekolah swasta.

"Dalam PPDB sistem zonasi, animo siswa yang dekat dengan sekolah negeri sangat berpengaruh terhadap sekolah swasta karena pilihan para siswa biasanya mendahulukan daftar ke SMA atau SMK Negeri," katanya.

Perlunya PPDB sistem zonasi untuk ditinjau ulang, kata Imam, seiring dengan tersisihnya sekolah swasta. Jikapun ada sistem zonasi, seharusnya tidak boleh mengesampingkan sekolah swasta seperti SMK MJPS 2 Tasikmalaya.

 

Koropak.co.id - PPDB Sistem Zonasi Harus Ditinjau Ulang (2)

 

Baca : Sistem Zonasi? Untuk Pendidikan Kok Coba-Coba

Ditambahkan Imam, PPDB sistem zonasi juga sering membuat bingung para orangtua dalam segi pemetaan. Bahkan, masih banyak orangtua yang tidak mengetahui lokasi SMK MJPS 2 Tasikmalaya.

"Padahal yayasan kami mempunyai 3 sekolah yaitu SMK MJPS 1, 2, dan 3 Tasikmalaya. Perkembangannya kan sudah pesat dari satu menjadi tiga. Kesulitan lain dalam penerimaan siswa, adalah ketidaktahuan para orangtua siswa akan prospek kerja SMK, dan itu yang harus disosialisasikan kepada masyarakat," tuturnya.

SMK MJPS 2 Tasikmalaya, kata Imam, membuka pendaftaran hingga 13 Juli 2019 dengan tolok ukur berapa minat siswa yang masuk ke sekolah swasta, khususnya SMK MJPS 2 Tasikmalaya dengan adanya PPDB sistem zonasi. Akan tetapi, tapi jika kuota masih kurang, pendaftaran akan tetap dibuka sampai terpenuhi kuota untuk 8 rombongan belajar.

 

 

Koropak.co.id - PPDB Sistem Zonasi Harus Ditinjau Ulang

 

"Khusus untuk jurusan Teknik Multimedia kami membuka dua rombongan belajar dan baru terpenuhi satu rombongan belajar. Sementara jurusan lainnya satu rombongan belajar. Bagi para siswa SMP yang mendaftar ke negeri dan tidak diterima di sana, kami tetap menerima. Silahkan datang ke sekolah kami, dan mari meraih pendidikan di jenjang kejuruan bersama kami," kata Imam.

Untuk prestasi, kata Imam, SMK MJPS 2 Tasikmalaya pun memiliki segudang prestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik. Untuk ekstrakulikuler, SMK MJPS 2 Tasikmalaya memiliki ekstrakulikuler pramuka, paskibra, olahraga, dan kesenian.

"Kami juga turut mengedepankan pembiasaan karakter yang baik, seperti ketika pagi hari sebelum belajar kami mewajibkan untuk mengaji, dan sholat dzuhur berjamaah. Begitupun kalau ada siswa yang kesiangan, kami memberikan teguran yang sedikit berbeda, kami akan suruh mereka membawa Al-Quran dan mengaji di masjid sekolah," ucap Imam.*

 

Baca : SMK MJPS 2 Tasikmalaya Tingkatkan Sarana Pendidikan