SMKN 2 Tasikmalaya Buka Tes Potensi Akademik

Selasa, 18 Juni 2019 20:48 Eris Kuswara Sekolah

SMKN 2 Tasikmalaya Buka Tes Potensi Akademik

 

Koropak.co.id - Dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019, SMKN 2 Tasikmalaya mencoba alur tes potensial akademik (TPA) agar tingkat kemampuan peserta didik yang masuk ke sekolah tersebut dapat terlihat. Hal tersebut disampaikan Kepala SMKN 2 Tasikmalaya Dr .H. Wawan S.Pd.,MM saat meninjau pelaksanaan PPDB di Aula Lantai 2 SMKN 2 Tasikmalaya, Selasa (18/6/2019)

"Tes TPA ini bukan menjadi penentu diterima atau tidaknya peserta didik, tetapi kami ingin mempunyai peta yang dimana ketika anak itu sudah masuk dengan 4 jalur mulai dari SHUN, prestasi, pindahan dan apirmasi. Dengan tes itu, maka tingkat kemampuan anak itu dapat terlihat, itu juga akan menjadi grand design kami di tahun yang akan datang dalam menyikapi peserta didik," kata Wawan.

 

Koropak.co.id - SMKN 2 Tasikmalaya Buka Tes Potensi Akademik (2)

 

Baca : Jumlah Pendaftar di SMKN 2 Tasikmalaya Membeludak


Ditambahkan Wawan, jangan sampai ada pihak masyarakat yang mempertanyakan tes potensial akan menentukan diterima atau tidaknya peserta didik. Karena SMKN 2 tetap mengacu pada SHUN, apirmasi, jalur prestasi, dan jalur perpindahan. Maka sekarang SMKN 2 melaksanakan alur-alur secara pendewasaan dengan sistem IT yang terintegrasi.

"Jadi dalam PPDB kali ini kami turut menggunakan teknologi keterbukaan, keterbebasan, ketransparanan dalam menerima siswa baru. Untuk jumlah siswa yang kami terima tahun ini dari 13 kompetensi ada 23 rombongan belajar (rombel) dengan jumlah siswa sebanyak 828 siswa tetapi harus dicatat juga dari total jumlah siswa tersebut yang diterima di kelas 10 nanti akan terpotong dengan nilai KBN belum mencapai KKN," ucapnya.

Wawan berharap, semoga pada PPDB kali ini SMKN 2 Tasikmalaya bisa mendapatkan suatu roll material bahwa anak-anak yang masuk ke SMKN 2 itu benar-benar ingin mempunyai ilmu dibidang kompetensi. Karena tuntutan pemerintah bagi SMK itu terdapat dua sasaran yaitu bekerja dan wirausaha.*

 

Baca pula : Unper Otimis Penuhi Target 1.400 Mahasiswa