Preman Pensiun Memberi Banyak Inspirasi

Kamis, 31 Januari 2019 20:43 Erni Nur'aeni Sosok

Preman Pensiun Memberi Banyak Inspirasi


Koropak.co.id - Acep Yunus Imanudin, seorang penyandang disabilitas berasal dari Kota Tasikmalaya mengaku terinspirasi dari film Preman Pensiun. Menurutnya, banyak pelajaran yang didapat dari film tersebut, termasuk dengan bangkitnya semangat dan motivasi Acep untuk meraih kesuksesan dalam hidupnya.

Acep yang merupakan fans serial film Preman Pensiun mengaku menyenangi sosok Bahar yang di perankan oleh aktor legendaris (Alm.) Didi Petet, seorang preman yang pensiun dari masa jayanya sebagai seorang preman yang mempunyai kekuasaan tertinggi.

"Saya senang sama Kang Bahar karena dia mau mengubah dirinya dari seorang preman disegani di beberapa wilayah, menjadi orang yang baru dan lebih baik," kata Acep.

Acep pun memiliki sudut pandang mengenai preman-preman, bahwa mereka akan berlaku baik jika berpikir positif.

Tidak hanya sosok Bahar saja yang ia senangi, sosok Muslihat atau Kang Mus diperankan oleh Epy Kusnandar pun menjadi motivasi setelah Didi Petet meninggal dunia.

"Meskipun mereka terlihat garang namun kita harus berpikiran positif terhadap mereka. Setelah Kang Bahar meninggal, yang menjadi inspirasi saya tentunya Kang Mus. Karena dalam filmnya, ia berperan sebagai seorang maling dan menjadi tangan kanan dari Bahar yang kemudian pensiun," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Preman Pensiun Memberi Banyak Inspirasi (2)

 

Baca : Pemain Preman Pensiun Ajak Penggemar Nonton Bareng

Dalam kehidupannya, Acep merupakan seorang pedagang keripik keliling yang menyandang disabilitas sejak lahir. Acep kehilangan kedua kakinya sejak lahir. Namun, meski di tengah keterbatasan, Acep tidak patah semangat, bahkan pantang untuknya meminta-minta di jalanan serta dikasihani orang lain.

"Saya berdagang karena saya tidak mau meminta-minta di jalan serta dikasihani oleh orang lain. Makanya saya mending memperjuangkan hidup saya seperti ini," kata Acep.

Dengan mimpinya yang tinggi, Acep ingin mengelilingi Nusantara, dan menjadi inspirasi bagi orang-orang difabel lainnya. Bahkan ia sudah pergi ke beberapa tempat seperti Yogyakarta, Surabaya, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT) sampai ke Pulau Komodo.

"Saya ingin menjadi inspirasi bagi teman-teman difabel lainnya. Saya bercita-cita bisa travelling keliling Indonesia, dan mengekslor kekayaan Tanah Air tercinta," katanya.*

 

Baca pula : 13 The Haunted, Film Horor yang Berbeda