Arip Permana Teguh Berbagi Ilmu dengan Pesan Singkat

Jum'at, 10 Agustus 2018 18:22 Dede Hadiyana Sosok

Arip Permana Teguh Berbagi Ilmu dengan Pesan Singkat

 

Koropak.co.id - Arip Permana Teguh, seorang pemuda kreatif kelahiran 27 Desember 1987 tidak pernah lelah untuk berbagi ilmu pengetahuan. Berawal dengan hobi membuat kliping dari media cetak koran.

Kliping yang sudah termuat dalam satu lemari berukuran cukup besar tersusun rapi beserta data manualnya yang lengkap, menjadikan lemari tersebut sebuah internet manual walaupun kapasitasnya belum setara dengan internet digital sebatas ilmu pengetahuannya saja.

Dengan pola berpikir ke depan bahwa koran tersebut sampai kapanpun masih berlaku dan apabila dibuat berbentuk kliping tentu akan menjadi sebuah buku yang nantinya akan menarik untuk dibaca.

Alumni SMAN 1 Ciawi Tasikmalaya lulusan 2006 itu mengatakan, apa yang dilakukannya terinspirasi dari adanya seseorang yang sering mengirim pesan singkat yang berisikan Tausiyah atau renungan dari ayat-ayat suci Al-Quran.

"Berawal dari hal tersebut menjadikan sebuah inspirasi untuk membagikan ilmu pengetahuan yang sudah dikumpulkan dalam sebuah kliping yang pada akhirnya disebarkan melalui pesan singkat atau sms," katanya.

Diakui Arip, dirinya tidak terlalu mengikuti era masa kini dengan berkomunikasi melalui aplikasi Whatsaap atau lain sebagainya. Ilmu pengetahuan yang disebarkan melalui pesan singkat atau sms dengan alasan langsung tertuju kepada pemilik nomor ponsel tersebut.

Dijelaskan Arip, Ia mengirim pesan singkat, yang tercatat dalam sebuah buku catatan sejak tahun 2011 hingga sekarang, sudah lebih dari 1 juta sms. Sms dikirim berdasarkan nomor kontak yang ada dan tentunya sesuai izin dari pemilik nomor bahwa akan rutin setiap harinya masuk sms berupa ilmu pengetahuan.

"Apabila ada yang berkenan akan dilanjutkan secara rutin mengirim sms itu, tapi jika tidak ya dilewat saja, mungkin mengirim ilmu pengetahuan lewat sms atau pesan singkat ini saya sebut Ilmu Berjalan," katanya.

 

Arip Permana Teguh Berbagi Ilmu dengan Pesan Singkat

 

Baca : Pemuda Kreatif dari Tasikmalaya Utara


Bahkan suatu saat ada yang ingin membayar atas ilmu pengetahuan yang didapat dari sms. Namun Arip menolak dengan alasan bahwa ilmu pengetahuan itu sebuah amanat yang harus disampaikan kepada sesama manusia.

Hingga saat ini, handphone untuk mengirim sms-sms tersebut sudah 23 unit terdiri dari 20 unit Handphone jadul dan 3 Handphone Android. Setelah dibagikan melalui sms, ilmu tersebut di share kembali melalui media sosial Facebook.

Setiap harinya mencapai 300 pesan yang dikirim dalam satu Handphone. Apabila menggunakan dua Handphone atau dua SMS saja sudah 600 SMS yang dikirim. Sedangkan jika dalam waktu 1 bulan atau 30 hari sudah menghabiskan 18.000 SMS.

"Tidak menjadi beban dengan mengirim sms yang sudah pasti memakan pulsa, memanfaatkan adanya promo dari setiap provider atau dipaketkan bahkan sering mendapat gratisan," ucapnya.

Dari kliping yang sudah dibuat tersebut berencana akan diajukan ke Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan kategori membuat kliping dari media cetak cakrawala sejak 2004 sampai 2015 yang sudah mencapai 70 Binter. Dalam satu binter terdapat 8 edisi penerbitan ditambah rubrik kampus dan tausiyah atau renungan yang masing-masing satu binter.

Adapun rekor lainnya yakni kategori pengiriman pesan singkat berisi ilmu pengetahuan yang tercatat mulai 1 Mei 2011 hingga 23 Juni 2018 mencapai 1.000.190 sms dan sudah dikirim.

 

Baca Pula : XTC Tasik Utara Peringati HUT RI ke-73