Bimtek KKN STIE Yasa Anggana Garut

Rabu, 25 Juli 2018 17:20 Dedi Sofwan NewSmart

Bimtek KKN STIE Yasa Anggana Garut

 

Koropak.co.id - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Yasa Anggana Garut menggelar pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) bagi mahasiswa yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) 2018. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari mulai 23-25 Juli 2018, di Aula Kampus Satu STIE Yasa Anggana, Jalan Otto Iskandardinata Nomor 278 A Garut.

Dengan tema "Pengembangan Potensi Ekonomi Lokal dan Sumber Daya Manusia Sebagai Pilar Kekuatan Ekonomi Masyarakat Desa" pelatihan dan bimtek tersebut digelar agar mahasiswa yang melaksanakan KKN-PPM 2018, bisa mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi yang didapat selama mengikuti perkuliahan, secara sistematik sebagai bentuk dari program pemberdayaan masyarakat.

"Pelatihan dan bimtek ini digelar agar nanti para mahasiswa bisa memberikan sumbangsihnya kepada masyarakat, akan ilmu pengetahuan dan teknologi yang didapat selama mengikuti perkuliahan," ucap Tita Rachmawati Santanu,SE.,MM, Ketua STIE Yasa Anggana.

 

Bimtek KKN STIE Yasa Anggana Garut

 

 

Baca : Sembilan Goals Gerakan Tarbiyah IAILM Suryalaya

 

Sementara itu, Direktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Dadang Syafarudin, SE.,MM kepada Koropak menyampaikan untuk tahun 2018 ini KKN-PPM STIE Yasa Anggana akan lebih difokuskan kepada program bantuan dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Nantinya diharapkan mahasiswa bisa membantu dan mengembangkan Bumdes yang ada di desa sehingga keberadaan Bumdes bisa menjadi pusat roda perekonomian desa," ucapnya.

Hadir sebagai pembicara di antaranya Kasi Pengembangan Lembaga Ekonomi Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Asep Jaenudin.

Di hadapan mahasiswa, Asep menjelaskan saat ini desa memiliki kewenangan sendiri dalam mengurus pemerintahan, pengelolaan sumber daya manusia dan alam, serta kewenangan dalam mengurus keperluan masyarakatnya. Sebagai contoh adalah dengan adanya BUMDes, di mana pengelolaannya menjadi hak dan tanggungjawab desa tersebut. Akan tetapi masih ada saja pengelola BUMDes yang belum paham bagaimana cara mengelola BUMDes dengan baik.

 

Baca : Forum BUMDes Kabupaten dan Kecamatan Dikukuhkan

"Oleh karena itu, diharapkan para mahasiswa STIE Yasa Anggana bisa menyumbangkan ilmunya, dan berbagi pengalaman dalam pengelolaan BUMDes sehingga pengelola BUMDes tersebut bisa mengelola BUMDes dengan baik," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, salah seorang mahasiswa Prodi Manajemen S1 yang akan melaksanakan KKN-PPM 2018, Gin Gin Ginanjar mengatakan, ia bersama rekan KKN-PPM 2018 siap untuk melaksanakan KKN-PPM 2018 dan siap untuk membangun desa sesuai dengan slogan KKN-PPM kali ini, yakni #mahasiswamembangundesa.*

 

Baca pula : Azas Pemilu Harus Tetap Menjadi Landasan