Sintia Rahmat, Mahasiswa UMM yang Ikuti Taekwondo dan Raih Belasan Medali

Kamis, 02 September 2021 10:03 Rizky Sosok

Sintia Rahmat, Mahasiswa UMM yang Ikuti Taekwondo dan Raih Belasan Medali

 

Koropak.co.id - Berawal dari iseng, salah satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sintia Rahmah sukses meraih belasan medali kejuaraan olahraga taekwondo. Diketahui, Sintia sendiri telah mendalami olahraga taekwondo sejak kelas tiga Sekolah Dasar (SD). Sintia juga ternyata merupakan anak yang aktif di bidang olahraga.

Sebelum dirinya ikut seni bela diri taekwondo, dia sempat mengikuti olahraga sepakbola. Namun ketika seni bela diri taekwondo semakin terkenal, membuat semua orang ingin mencoba cabang olahraga tersebut termasuk dirinya sendiri. Bahkan kakak dan adiknya juga turut mendaftar taekwondo di sekolah masing-masing.

"Pada saat itu, seni bela diri asal Korea tersebut memang sangat terkenal dan menjadi ekstrakulikuler di sekolahnya. Sehingga sejak saat itulah, saya mulai menekuni taekwondo dengan serius. Bahkan saya juga mulai mengikuti berbagai pertandingan taekwondo baik di tingkat provinsi, nasional, sampai ke internasional," kata Sintia sebagaimana dihimpun Koropak, Rabu (1/9/2021).

Terlebih lagi pada saat dia menjadi mahasiswa di UMM, berbagai informasi perlombaan yang melimpah dari UMM pun membuatnya secara terus menerus mengikuti kejuaraan satu persatu. Bahkan diketahui sebelum mengikuti taekwondo, Sintia pun sering memenangkan kejuaraan pertandingan sepakbola baik secara tim maupun individu seperti Bandung International E-Poomsae Tournament dan Online Indonesia International Biho President Cup.

Mahasiswa Fakultas Hukum ini juga turut menceritakan pengalaman cederanya ketika mengikuti pertandingan. Diketahui pada saat itu merupakan pertandingan pertamanya sebagai seorang mahasiswa, namun dia harus mengalami patah tulang di bagian hidung. Akibatnya Sintia harus beristirahat selama beberapa minggu agar bisa kembali beraktivitas seperti biasa kembali.

 

Baca : Ketahui Beberapa Metode Smart Goals Untuk Capai Suatu Target

Sintia juga teringat saat dirinya bertemu dengan lawan yang lebih tinggi dalam pertandingan. Alhasil, dia pun terkena pukulan di bagian hidung sehingga menjadi bengkok dan perlu perawatan dokter selama tiga minggu. "Sampai sekarang pun hidung saya masih sensitif jika terkena sesuatu," kata mahasiswa asal Kalimantan Tengah itu.

Namun pengalaman cedera tersebut tidak menjadikan Sintia berhenti, justru dia mengatakan bahwa cedera adalah kosekuensi yang sulit. Tercatat sampai saat ini dia telah mendapatkan 17 medali dari berbagai kompetisi. Mulai dari medari perunggu, perak, dan emas pada tingkat provinsi sampai tingkat Internasional.

Terbaru Sintia juga berhasil memperoleh medali emas di kejuaraan Bandung Internasional E-Poomsae Tournament 2021. Saat ini, Sintia menjalani aktivitas sebagai atlet dengan dukungan orangtuanya, sehingga membuatnya semakin bersemangat dalam menekuni hobi yang disukai. "Tentunya dengan doa dan dukungan ayah dan ibu, hal itu akan memudahkan jalan yang saya tempuh," ujarnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini