Inilah Self Love untuk Kaum Milenial

Jum'at, 20 Agustus 2021 12:27 Rizky TipSmart

Inilah Self Love untuk Kaum Milenial

 

Koropak.co.id - Dalam kehidupan, perasaan kecewa dan terluka tidak bisa dihindari. Bahkan, mungkin seseorang juga akan merasa tidak puas dan membandingkan pencapaian diri sendiri dengan pencapaian orang lain. Padahal, hal ini bisa membuat kamu akan merasakan lelah secara mental.

Psikolog dari Riliv, Nurul Aini Ongkowidjoyo mengatakan, self-love atau mencintai diri sendiri menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Selain itu, self love juga sangat penting untuk kaum milenial agar mereka sadar akan kondisi diri dan menerima seluruh kelebihan dan kekurangan pada diri sendiri.

"Dengan mencintai diri sendiri, hidup pun menjadi lebih puas dan bahagia, emosi lebih stabil, memiliki relasi yang lebih baik dengan orang lain, lebih percaya diri, berkembang, produktif, mengurangi perasaan cemas, dan bisa membuat keputusan yang tepat," kata Nurul sebagaimana dihimpun Koropak, Jumat (20/8/2021).

Dalam kesempatan itu, Nurul juga turut membagikan lima tips self love yang bisa dicoba oleh kaum milenial agar mereka bisa mencintai dirinya sendiri.

1. Mengenali diri sendiri
Sebelum mencintai diri, kita juga harus terlebih dahulu mengenali dulu diri kita. Dengarkan keinginan yang ada pada diri dan cobalah cari tahu apa yang menjadi kelebihan, kekurangan dan apa yang kamu bisa, butuhkan, takutkan serta hambatan. Kemudian apa yang membuat kamu merasa kecewa, marah, terluka, dan berbagai pertanyaan lain seputar dirimu sendiri.

 

Baca : Tak Hanya Menghibur, Ini Manfaat Lain Membacakan Dongeng untuk Anak

2. Membandingkan diri dengan bijak
Setiap manusia tentunya dilahirkan dengan keistimewaan maupun keunikannya masing-masing. Oleh karena itu, kamu juga harus memahami bahwa setiap orang memiliki start poin yang berbeda. Karena, ada orang-orang yang memiliki privilege untuk memulai dari 100, ada orang yang memiliki privilege untuk memulai dari 0 hingga ada yang memiliki privilege untuk memulai dari angka minus. Sejauh apa kita berlari dari start point kita, maka itulah pencapaian kita. Karena kita semua juga berada di pertandingan yang berbeda-beda, sehingga sesekali kita perlu menyadari dan melihat hasil usaha kita.

3. Menerima dan memaafkan diri
Jika kamu bisa memaafkan kesalahan orang lain, maka seharusnya kamu juga bisa memaafkan diri sendiri. Selain itu, manusia juga pastinya pernah berbuat salah dan tidak ada yang sempurna. Karena, manusia juga adalah individu yang progresif. Bahkan dirimu di hari ini, bisa menjadi berbeda di masa yang akan datang. Selain itu, kebajikan hari ini, adalah hasil belajar di masa lalu.

4. Mengambil jeda
Ada kalanya situasi dirasakan sangat memberatkan dan menuntut. Oleh karena itu, kita bisa memilih untuk mengambil jeda atau keluar dari lingkungan tersebut. Bahkan kita juga bisa memilih untuk berada di dalam lingkungan yang saling mensyukuri progress yang ada pada diri masing-masing, merayakan keberhasilan maupun saling menguatkan dalam kondisi yang tidak ideal.

5. Mengapresiasi diri sendiri
Memberi hadiah itu tidak hanya bisa dilakukan pada orang lain, namun juga bisa dilakukan pada diri sendiri. Memberikan apresiasi diri tentunya merupakan langkah awal untuk mencintai diri sendiri. Ingatlah, bahwa kita juga berhak mendapatkan apresiasi atas berbagai usaha, kerja keras, dan kesulitan hidup yang telah dialami. Oleh karena itu, pelajarilah apa yang kita sukai dan berikan pada diri kita. Contohnya seperti memberikan cokelat, bunga, makanan enak, hingga hadiah wisata pada diri sangat boleh untuk dilakukan.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini