Pondok Pesantren Al-Jauhari

Jum'at, 16 Februari 2018 07:00 Kemala Adiyatma Ponpes

Pondok Pesantren Al-Jauhari

Ponpes Berbasis Salafiyah

Koropak.co.id - Pondok Pesantren saat ini menjadi pilihan alternatif bagi orang tua untuk mendidik anaknya selama menempuh pendidikan jenjang SMP dan SMA. Bahkan tidak sedikit dari orang tua yang memondokkan anaknya sejak dini sampai perguruan tinggi. Hal itu terjadi karena semakin meningkatnya kekhawatiran orang tua atas pengaruh buruk apabila menyekolahkan anak mereka di sekolah-sekolah formal non-pesantren.

Pondok pesantren yang besar, nyaman dan berkualitas memang impian dari sebagian orang yang ingin bersungguh-sungguh menetap di Pondok Pesantren salah satunya adalah Pondok Pesantren Al-Jauhari yang beralamat di Desa Sindanggalih, Kecamatan Karangtengah, Mekarwangi, Sukawening, Kabupaten Garut. Pendiri Pondok pesantren ini adalah Dr KH Jujun Junaedi yang dikenal sebagai seorang penceramah asal Garut, yang juga menjadi Dosen di IAIN Bandung.

 

Pondok Pesantren Al-Jauhari

 

Pondok pesantren Al-Jauhari berdiri pada 24 November 2014. Meskipun pesantren ini masih terbilang baru akan tetapi mampu menyediakan sarana prasarana yang cukup lengkap bagi para santri yang ingin mondok.

Pondok pesantren ini berbasis salafiyah atau mengkaji kitab-kitab klasik. Namun para santri dan santriwati dimanjakan dengan berbagai fasilitas yang modern seperti dalam bidang musik, olahraga dan masih yang lainnya. Sehingga para santri dan santriwati dapat menyalurkan hobinya dalam berbagai bidang yang dikuasai nya. Sama halnya dengan santri lainnya setiap bulan selalu digelar pengajian bulanan atau manakiban. Adapula untuk agenda tahunan, Pondok Pesantren Al-Jauhari selalu mengadakan tasyakuran dalam rangka hari ulang tahun.

Berbagai hal menarik lainnya berbagai macam artis papan atas menghibur para santri dan santriwati maupun masyarakat sekitar yang berada di wilayah pondok pesantren ini. Dengan didorongnya berbagai macam fasilitas dan bangunan yang sangat megah, menjadikan para santri bersemangat dalam menuntut ilmu baik dalam hal Agama, maupun dalam hal Seni.

Para alumni yang sudah keluar dari Pondok Pesantren Al-Jauhari dianggap keluarga bagi para Dewan di pesantren hal ini bertujuan untuk mempersatukan antara elemen masyarakat sekitar dengan para santri. Sehingga ketika sudah keluar atau berhenti menuntut ilmu di sana, para alumni masih tetap bersilaturahmi dalam sebuah Organisasi Alumni, yang dinamakan HAJAR (Himpunan Alumni Al-Jauhari).*