Perpustakaan di MI Winduraja Kawali Dongkrak Minat Baca Siswa

Kamis, 23 Januari 2020 23:17 Rizal Amirullah Sekolah

Perpustakaan di MI Winduraja Kawali Dongkrak Minat Baca Siswa

 

Koropak.co.id - Membaca adalah salah satu pintu gerbang masuknya ilmu. Oleh sebab itu pemerintah memberi perhatian khusus kepada keperpustakaan dengan dengan dibangunnya gedung perpustakaan tertinggi di dunia yang berlokasi di Jalan Merdeka Selatan Nomor 11 Jakarta Pusat.

Walaupun begitu besarnya manfaat membaca tapi masih dirasa begitu sulit untuk membudayakan gemar membaca. Tak terkecuali di Madrasah Ibtidaiyah Winduraja Kawali, Kabupaten Ciamis.

Guru MI Winduraja sekaligus penanggungjawab perpustakaan, Heri menuturkan guna meningkatkan minat membaca, pihaknya memiliki program pemberian hadiah kepada siswa yang rajin ke perpustakaan.

Di samping itu, pihaknya juga melengkapi ketersediaan buku yang ada di perpustakaan MI Winduraja Kawali, terutama buku-buku yang sedang diminati oleh anak.

"Kami sediakan juga alat gambar seperti pensil warna, krayon bahkan alat permainan kecerdasan seperti puzzel. Jadi kami selalu membuat inovasi baru agar si anak senang ke perpustakaan," kata Heri saat dijumpai Koropak, Kamis (23/1/2020).

Untuk memudahkan anak-anak dalam memilih buku bacaan, pihaknya mengelompokan penyimpanan buku di rak perpustakaan, yaitu kelompok rak atas untuk kelas 4, 5, dan 6. Serta kelompok rak bawah untuk kelas 1, 2, dan 3.

 

Koropak.co.id - Perpustakaan di MI Winduraja Kawali Dongkrak Minat Baca Siswa (3)

 

Baca : Nikmati Baca Buku di Perpustakaan Tertinggi Dunia

Sementara itu, perwakilan orangtua murid, Maman mengapresiasi peningkatan mutu sarana perpusatakaan di MI Winduraja Kawali.

"Para orang tua murid dan yayasan bekerjasama untuk membangun perpustakaan yang baru yang lebih luas dengan konsep yang modern. Tidak cuma materi yang disumbangkan tapi tenaga juga. Demi kemajuan anak cucu, kami rela kerja bakti untuk membangun perpustakaan dan sarana sekolah," kata Maman yang merupakan kakek dari siswi kelas 3, Mika Syifa.

Ketua Yayasan MI Galuh Kinasih, Agus Munawar menilai perpustakaan di sekolah sudah berjalan 5 tahun. Bahkan yayasan ini tidak cuma membangun perpustakaan di sekolah, tapi sudah 3 titik di Desa Winduraja. Bahkan sudah ada komunitas baca. Buku-buku yang tersedia sudah ribuan judul, dari buku bacaan ringan sampai buku buku kedokteran.*

 

Baca pula : Dukung Dinas Perpustakaan Cerdaskan Anak Bangsa