Di Kabupaten Ciamis, Penyebaran HIV/AIDS Masih Sangat Tinggi

Rabu, 04 Desember 2019 21:49 Clara Aditia Kuliah

Di Kabupaten Ciamis, Penyebaran HIV/AIDS Masih Sangat Tinggi

 

Koropak.co.id - Fakultas Ekonomi Universitas Galuh Ciamis tidak kenal lelah untuk berjuang memutus mata rantai. Melalui agenda rutin Save Your Life yang sudah berjalan selama 15 tahun, Fakultas Ekonomi Unigal terus mengedukasi mahasiswa untuk dapat mengenali dan menghindari hal-hal yang menjadi penyebab terjangkitinya atau tertularnya HIV/AIDS.

Dijumpai Koropak di Kampus Unigal, Rabu (4/12/2019), Dekan Fakultas Ekonomi Unigal, Nurdiana Mulyatini, SE., MM menuturkan program Save Your Life menjadi wujud kontribusi Fakultas Ekonomi Unigal dalam upaya memutus mata rantai penyebaran HIV/AIDS dengan spirit #StartWithYou yang artinya dimulai dari kamu alias diri sendiri.

"Kegiatan Save Your Life, seperti halnya yang kita gelar Senin (2/12/2019) kemarin, digelar dalam memperingati hari HIV/AIDS sedunia. Melalui Save Your Life, kami memberikan pengetahuan kepada mahasiswa sebagai generasi muda tentang hal-hal pemicu penyebaran HIV/AIDS," katanya.

Di Ciamis, ucap Nurdiana, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, penyebaran HIV/AIDS masih sangat tinggi. Bahkan, secara keseluruhan, Indonesia termasuk negara dengan penyebaran HIV/AIDS yang tinggi setelah China dan India.

"Jadi, kita harus mulai memerangi HIV/AIDS. Bukan memerangi penderitanya, tapi memerangi penyebab-penyebab HIV/AIDS agar rantai penyebaran HIV/AIDS dapat terputus. Caranya dimulai dari diri sendiri, yang harus mengenali, memahami, dan menghindari penyebab HIV/AIDS," tuturnya.

 

 

Koropak.co.id - Di Kabupaten Ciamis, Penyebaran HIVAIDS Masih Sangat Tinggi

 

Baca : BEM Fakultas Ekonomi Unigal Gelorakan Save Your Life

Diharapkan, kata Nurdiana, Save Your Life tidak hanya sebatas seremoni, namun ada kelanjutannya. Indikatornya adalah perubahan perilaku dan mindset. Menjadi spirit pula bagi Unigal, khususnya Fakultas Ekonomi untuk membangun SDM unggul yang tidak hanya kompeten dalam intelektual, namun juga memiliki kecerdasan spiritual.

"Keseimbangan kecerdasan antara intelektual dan spiritual adalah proteksi utama insan dari terjangkiti atau tertularnya HIV/AIDS. Bahkan, kecerdasan dua elemen tersebut menjadi piranti utama guna memerangi penyebaran HIV/AIDS," ucap Nurdiana.

Diharapkan ke depan, tutur Nurdiana, lahir karakter mahasiswa yang mampu menguasai manajerial intelektual, emosi, dan spiritual agar dapat tumbuh seimbang. Mulai dari diri sendiri, dan menjadi agen untuk mengedukasi khalayak agar terhindar dari HIV/AIDS sehingga menjadi harapan bersama ke depan, pertumbuhan HIV/AIDS di Kabupaten Ciamis bisa ditekan hingga nol.*

 

Baca pula : Seks Bebas, Gerbang Durjana Tumbuh Kembang HIV/AIDS

 

Berita Terkait